ads

-

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Kebanyakan generasi muda enggan untuk menuntut ilmu agama karena mereka harus meninggalkan bangku sekolah sehingga takut akan keadaan masa depan mereka. LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) menjawab kekhawatiran ini dengan membuka pondok pesantren terpadu. Di Ponpes LDII “Budi Utomo” Kadipiro Surakarta Jawa Tengah misalnya, para siswa dapat menghatamkan ilmu Quran Hadist sambil tetap melanjutkan sekolahnya di SMP, SMU atau SMK terdekat. Sehingga dalam kurun waktu yang sama para siswa bisa menjadi mubaligh atau mubalighot yang menguasai ilmu Quran dan Hadist, sekaligus lulus pendidikan umum.

Pondok Pesantren yang mulai beroperasi tahun 1993 dan diresmikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada 2 Juni 2007 ini, beralamat di Kampung Sekip, Kelurahan Kadipiro Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta Propinsi Jawa Tengah, telpon 0271-855559. Lokasinya sangat strategis, kurang lebih hanya 3 km atau perjalanan tidak lebih 10 menit dari stasiun Solo Balapan dan Terminal Tirtonadi.

Fasilitas pondok ini meliputi Masjid Baitul A’la dan Gedung Pondok berisi Ruang Tamu, Kamar Tamu, Aula, dan Asrama Putri. Masjid dan Gedung pondok mengapit sebuah halaman yang cukup luas sehingga lingkungan pondok terkesan leluasa dan segar.

Pondok Pesantren yang dipimpin oleh Drs. KH. M. Thoyyiban SH. MM ini, diasuh oleh 7 (tujuh) orang guru dan saat ini mendidik 150 (seratus lima puluh) siswa putra dan putri berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa diantaranya berasal dari Papua dan Merauke.

Keunggulan Pondok Pesantren Budi Utomo Surakarta antara lain:
  • Lokasinya strategis, mudah dijangkau, yaitu hanya 3 km dari stasiun Balapan dan Terminal Tirtonadi Solo
  • Para siswa diberi kesempatan melanjutkan pendidikan umum di sekolah-sekolah, SMP, SMU dan SMK terdekat.
  • Pengajaran Quran Hadist menggunakan dua pilihan bahasa pengantar yaitu Bahasa Jawa atau Bahasa Indonesia
  • Pendidikan menekankan faktor disiplin dan kebersihan lingkungan.
  • Biaya relatif murah, dan menu makanan layak, sesuai standar kecukupan gizi.
  • Fasilitas lengkap, kebersihan terjamin dan lingkungan rapi.

Arah ke Pondok Pesantren LDII "Budi Utomo" Kadipiro dari Stasiun Solo Balapan / Terminal Tirtonadi

Stasiun Solo Balapan ---> Kadipiro = 3,1 KM / Perjalanan 9 menit

Sumber: ldii-sidoarjo.org

About Al Qowiyyi

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top