ads

-

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

SUDAH TAWADU' KAH KITA?

LDII Ngaresrejo - Tawadu' adalah watak asli yg harus ada di diri orang Islam yaitu watak rendah diri (low profile) dan tidak sombong. Islam mengajak dan mengajarkan watak Tawadu' ini kepada siapa saja semua manusia.

Apa itu watak Tawadu' ? dijelaskan oleh ulama' muslim bernama al-jahidh sbb:

(ترك التَّرؤس، وإظهار الخمول، وكراهية التَّعظيم، والزِّيادة في الإكرام، وأن يتجنَّب الإنسان المباهاة بما فيه مِن الفضائل، والمفاخرة بالجاه والمال، وأن يتحرَّز مِن الإعجاب والكِبْر)

تهذيب الأخلاق الجاحض

Tawadhu' adalah:
 
  • Meninggalkan bergaya pemimpin (angkuh dan kurang peduli dengan yang dipimpin)
  • Menunjukkan diri sebagai orang lemah atau tidak dikenal. ( Low Profile)
  • Tidak senang diagungkan dan dihormati berlebihan. (Tidak begitu menceritakan hal-hal baik yang sudah dilakukan)
  • Menghindari membanggakan sesuatu (dalam dirinya) yang ada keutamaannya. 
  • Tidak membanggakan kedudukan dan hartanya.- menghindari ujub (Pamer) dan sombong.

Dandim Sidoarjo: TAK ADA JARAK TNI-LDII, NKRI HARGA MATI

Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya, S.Sos
LDII NGARESREJO - Ada pesan khusus yang disampaikan oleh Dandim (Komandan Kodim) 0816 Sidoarjo, Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya, S.Sos pada Musda (Musyawarah Daerah) VIII DPD (Dewan Pimpinan Daerah) LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) Kabupaten Sidoarjo di Sruni, Kec. Gedangan, Minggu (18/10/2015) lalu.  Pesannya: NKRI harga mati.

Musda VIII LDII Kabupaten Sidoarjo di Aula Al Barokah, Pondok Sruni, Kec. Gedangan, dihadiri secara khusus oleh Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya, S.Sos, Minggu (18/10/2015). Bahkan, orang nomor satu di lingkungan TNI se-Kabupaten Sidoarjo itu menyatakan, mempunyai kesan baik yang mendalam terhadap LDII. Oleh sebab itu, Dandim menyampaikan beberapa hal khusus kepada ormas Islam yang satu ini.

“Saya merasa mendapat kehormatan khusus diundang pada acara Musda VIII DPD LDII Kabupaten Sidoarjo. Sesuai dengan tema ‘Meningkatkan SDM Profesional Raligius Menyongsong MEA Menuju Sidoarjo Semakin Sejahtera dalam Bingkai NKRI’ yang diangkat oleh LDII, saya mengajak kepada LDII untuk ikut memberikan kontribusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pertanyaan saya, mau dibawa kemana Sidoarjo dan NKRI ke depan,”ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya menyampaikan banyak hal tentang wawasan kebangsaan dan bela negara. Menurutnya, harapan TNI kepada seluruh komponen masyarakat harus maksimal ikut menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI. “LDII itu mewakili ormas Islam. Dengan ilmu agama Islam, orang memperoleh apa yang boleh atau tidak boleh menurut agama. Jika ilmu Islam ini dipadukan dengan Wawasan Kebangsaan, maka arahnya yang kita tuju adalah Pancasila. Ke depannya dengan Konsep Bela Negara,”jelas perwira menengah TNI ini.

Dandim 0816 Sidoarjo menyebutkan, pemerintah kali ini sedang melaksanakan pelatihan-pelatihan  Bela Negara. Sebagaimana pernah disampaikan oleh Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo dan Menhankam (Menteri Pertahanan dan Keamanan) Jenderal Purn TNI Ryamizard Ryacudu. Dengan supervisi yang dilaksanakan secara terprogram dan bertahap.
Dandim 0816 Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya, S.Sos

“Hilangkan adanya militerisme negara. Bela Negara itu bukan Wamil (Wajib Militer). Ini semua dilakukan untuk mengantisipasi adanya intelejen-intelejen luar negeri yang masuk ke Indonesia. Juga, untuk mengantisipasi pengaruh penggunaan gadget. Karena itu, cinta bangsa dan tanah air (nasionalisme dan patriotisme) serta semangat kebangsaan harus disiapkan dengan baik,”jelas pria kelahiran Banda Aceh tahun 1976 itu.


Letkol Rizeki Indra Wijaya menilai, langkah pemerintah sudah betul (tepat) dengan mengadakan pelatihan Bela Negara bagi warga negaranya. Tidak seperti negara lain yang mengadakan Wamil. Jika kader-kader Bela Negara ini sudah cukup secara kuantitas dan kualitas, tentu penyusup atau intelejen luar negeri akan berpikir 1.000 kali untuk masuk ke Indonesia.


“Jika sudah demikian militer dan sipil menjadi satu. Saling bersinergi, bekerja sama dengan baik. Ibaratnya seperti air dan ikan. Kalau ini terwujud, tidak akan ada teror yang terjadi di Indonesia,”ujar pria berdarah Banyumas dan Aceh ini.


Selanjutnya, Dandim 0816 Sidoarjo mengingatkan untuk mewaspadai munculnya PKI (Partai Komunis Indonesia) Gaya Baru. Oleh karena itu, harus ada komitmen bersama, bahwa untuk selamanya PKI dilarang ada di bumi Indonesia sampai kapan pun.


“Dalam kondisi ini, diperlukan peran Kodim dan Koramil. Setingnya sudah seperti menghadapi pertempuran atau perang. Babinsa (bintara pembina desa) harus dekat dengan masyarakat. Sebab, ibaratnya: jarum jatuh pun harus didengar oleh Panglima TNI. Ini akan sangat terasa di daerah konflik. Karena itu, binter (pembinaan teritorial) sangatlah penting,”jelasnya.


Belakangan ini menurut Letkol Rizeki Indra Wijaya, TNI pun ikut melaksanakan pendampingan di bidang pertanian. Mengingat, sebelumnya ditemukan beberapa masalah yang dialami oleh para petani, namun tak kunjung mendapatkan solusi. Seperti masalah ketersediaan bibit tanaman dan pupuk, yang ditengarai dipermainkan oleh para spekulan. “Ini termasuk perintah atasan, perintah Panglima TNI. Prajurit siap turun ke sawah membantu para petani,”ujar bapak dua anak tersebut.


Terkait dengan Pilkada (Pemilu Kepala Daerah) Serentak pada tanggal 9 Desember 2015, Dandim 0816 Sidoarjo berpesan, hindari perpecahan dalam Pilkada. Dengan menghindari terjadinya politisasi. Jangan sampai Sidoarjo yang sudah kondusif ternodai gara-gara kepentingan politik. “Jaga stabilitas Sidoarjo. Pilkada tersebut, apa pun hasilnya untuk kepentingan 5 tahun mendatang,”kata perwira yang pernah berdinas di Kostrad selama 9 tahun ini.


Dengan sedikit bergurau, Letkol Kav Rizeki Indra Wijaya menyampaikan bahwa TNI dan LDII sama-sama berseragam hijau. Memang, ketika itu seluruh pengurus LDII Sidoarjo yang hadir mengenakan seragam jas hijau. “TNI dan LDII harus guyub rukun, penuh kekeluargaan. Tidak ada jarak antara TNI dan LDII. Kita harus saling membantu,”ujarnya.


Setelah tampil memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara, Dandim 0816 Sidoarjo menerima cindera mata dari Ketua DPD LDII Kabupaten Sidoarjo, Ir. H. Ronny Romandhawira, MM. “LDII siap bekerja sama dengan TNI mempertahankan NKRI. Tolak komunisme. LDII siap untuk ikut bela negara,”ujar Ronny Romandhawira sembari mengajak Letkol Rizeki Indra Wijaya untuk ikut menandatangani dukungan Pilkada damai dan bermartabat.


Sementara itu, Ketua DPW LDII Provinsi Jawa Timur, Drs. Ec. Amien Adhy menyebutkan, selama ini antara TNI dan LDII sudah terjalin kerjasama dalam pelatihan Bela Negara. Belum lama ini, sudah dilaksanakan pelatihan Bela Negara yang diikuti 200 orang peserta pemuda LDII Surabaya dan Sidoarjo di Batalyon Arhanudse Gedangan, Sidoarjo. “Bagi LDII, NKRI harga mati,”ujarnya. (kus/yus)

Berita Terbaru



Berita Terbaru
SME ASEAN Fokus Pemanfaatan Internet Untuk UKM
10/18/2015 1:12:02 PM
menkoinfo ldii
Jakarta (14/10). Panitia Small Medium Entreprise Partnership (SME) dari DPP LDII terus mensosialisasikan dan menemui narasumber perhelatan SME ASEAN. DPP LDII menemui Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara. Pertemuan tersebut membahas pentingnya internet dalam bisnis Usaha Kecil Menengah.

LDII Jaktim Komitmen Suplai Informasi "Sehat"
10/13/2015 9:09:59 AM
ldii jurnalistik
Jakarta (10/10). Smartphone atau ponsel cerdas mendorong terbentuknya masyarakat digital. Selain mendorong terbentuknya masyarakat cerdas, ponsel cerdas juga menciptakan masyarakat yang gemar pamer, bergunjing, bahkan menyebarkan informasi tanpa sumber yang akurat.

DPP LDII Sosialisasikan Pilkada Serentak
10/10/2015 5:01:11 AM
dpw ldii provinsi lampung
Bandar Lampung (7/10) DPW LDII Provinsi Lampung mendapatkan kunjungan kerja dari DPP LDII terkait proses berdemokrasi. Hal ini demi mensukseskan pilkada serentak yang akan segera dilaksanakan pada Desember 2015.

HUT TNI, LDII: TNI Jangkar Pemersatu Indonesia
10/6/2015 2:26:46 AM
pangdam VII wirabuana ldii

MAKASSAR – Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah jangkar pemersatu bangsa ditengah mozaik kemajemukan bangsa. Terkait peran strategis TNI, Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Hidayat Nahwi Rasul berpendapat, TNI berperan menjaga kedaulatan bangsa untuk mencapai cita-cita konstitusional yang tertera dalam UUD 1945.

Aksi Sosial Dengan Donor Darah
10/5/2015 2:49:27 AM
donor darah
Jakarta (4/10) Mendonorkan darah dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Pasalnya kadar zat besi yang tinggi dalam darah, akan membuat seseorang menjadi lebih rentan terhadap penyakit jantung.

Thank You for subscribing this feed. Please follow the link to confirm subscription Click here

LDII Sidoarjo Dukung Pilkada Damai Bermartabat

NGARESREJO.LDII.OR.ID - Ketua LDII Kabupaten Sidoarjo, Rony Romandhawira mengatakan, kami tetap netral dan tidak mendukung salah satu pasangan calon yang akan bertarung pada pemilihan kepala daerah di Kabupaten Sidoarjo.

 

Pihaknya akan menginstruksikan kepada warga LDII di Kabupaten Sidoarjo supaya tetap menggunakan hak suaranya pada pemilihan kepala daerah mendatang.

"Kami akan menginstruksikan kepada seluruh warga LDII untuk menggunakan hak pilihnya dan tidak 'golput' pada pemilihan kepala daerah nanti," katanya usai pembukaan Musyawarah Daerah LDII Kabupaten Sidoarjo, di Sruni, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Ia mengemukakan, meskipun ada seruan untuk tetap menggunakan hak pilihnya, dirinya tetap pada pendirian yakni netral dalam pemilihan kepala daerah mendatang.




 

Hal ini disampaikan saat melaksanakan MUSDA (Musyawarah Daerah) VIII DPD LDII Kabupaten Sidoarjo (18/10/15) di Gedung Barokah Sruni Sidoarjo yang telah memilih kembali Rony Romandhawira menjadi ketua DPD LDII Sidoarjo periode 2015-2010.

Menurutnya, siapapun calon yang nantinya jadi menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Sidoarjo, LDII siap untuk mendukung secara penuh demi kemajuan Kabupaten Sidoarjo.

"Kami siap mendukung dan bersama-sama untuk menyukseskan Sidoarjo yang aman, lancar, sejahtera dan juga barokah," katanya.

Dengan melakukan tanda tangan dukungan diatas kanvas selebar 3 meter yang dilakukan oleh pengurus DPD, Ketua Kecamatan dan desa LDII se  Sidoarjo juga Bupati, Dandim Ketua MU dan lainnya, Rony berharap pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah nanti bisa terwujud suasana yang sejuk damai dan juga berwibawah (Yus)


Barokalloh, Pernikahan Anggota Tim ICT LDII Sidoarjo

Telah menikah, mitraku, sahabatku, temanku, saudaraku:

Riska Irfianti
(Tim ICT DPD LDII Sidoarjo)

dengan

Edin Andrias Putro, S.ST
(Tim ICT DPD LDII Sidoarjo) 

pada 
Sabtu Pahing, 10 Oktober 2015
di Dusun Jrebeng Desa Sidomulyo 
Kec. Krian Kab. Sidoarjo

Alhamdulillaah Jazakallohu khoiro, karena telah mengispirasi kami, bahwa pernikahan yang barokah bisa juga lewat sebuah tim yang telah kita bangun bersama, 
TIM ICT DPD LDII Sidorjo. 

Kalian, pasangan yang serasi diantara 30-an anggota tim ICT yang aktif mengisi web kita, ldii-sidoarjo.org dan siduta.com

Selamat menempuh hidup baru, semoga kalian senantiasa menjadi keluarga sakinah mawadah warohmah, dikaruniai keturunan yang shaleh serta shalehah.

Dimurahkan rezki yang melimpah serta berkah, dilindungi dari segala hal buruk dan berbagai macam musibah, semakin ditebalkan iman dan diberikan selalu kehidupan yang indah.

Hari-hari kalian senantiasa damai dan penuh bahagia, setiap amal yang kalian kerjakan menjadi ibadah, apapun yang dilakukan selalu dalam jalan yang diridhoiNya, dan apapun yang kalian hajatkan semakin didengar olehNya dan ter’ijabah.


Purnama tersenyum ramah
Bintangpun tak mau mengalah
Dihiasi sekuntum bunga yang merekah
Mengiringi do’aku yang indah

Untuk kalian yang baru menikah
Senantiasa menjadi saksi kalian yang akan menempuh hidup baru
Menuju kehidupan yang lebih syahdu

Merajut cinta dan kasih
Menggapai asa dan mimpi
Dibawah naungan suci
Yang dibalut kebahagiaan sejati


SELAMAT MENEMPUH HIDUP BARU KAWAN

salam
Sahabatmu semua
TIM ICT DPD LDII Sidoarjo

HUT TNI, LDII: TNI Jangkar Pemersatu Indonesia

NGARESREJO.LDII.OR.ID | MAKASSAR – Ketua Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Sulawesi Selatan Hidayat Nahwi Rasul berpendapat, TNI berperan menjaga kedaulatan bangsa untuk mencapai cita-cita konstitusional yang tertera dalam UUD 1945.  Tentara Nasional Indonesia (TNI) adalah jangkar pemersatu bangsa ditengah mozaik kemajemukan bangsa. Terkait peran strategis TNI,
 
Hidayat menjelaskan usai menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-70 di Anjungan Pantai Losari, Makassar, Senin (5/10/2015) bahwa peran strategis TNI adalah menjaga dan mengelola kemajemukan bangsa, sehingga kemajemukan tersebut menjadi energi bangsa untuk tetap mempertahankan NKRI.

Gubernur Sulawesi Selatan, Pangdam VII Wirabuana, Pangkoopsau II, dan Danlantamal VI. Selain itu, hadir Ketua DPRD Sulsel HM Roem, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal, dan Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Dwia Aries Tina hadir dalam peringatan HUT TNI di Pantai Losari.

Bersama rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, Siap Mewujudkan Indonesia yang Berdaulat, Mandiri, dan Berkepribadian merupakan tema HUT TNI ke 70 tahun.

Pihaknya melanjutkan, peran TNI menciptakan rasa aman dan tenteram, menjaga harkat dan martabat Bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat. “Itulah sebabnya menurut saya, TNI harus bisa menjadi jangkar pemersatu bangsa dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote. kata Hidayat

Karenanya, lanjut Hidayat, TNI harus mendapat dukungan pemerintah terkait kelengkapan alat utama sistem persenjataan (alutsista). “Oleh karena itu, TNI harus profesional, dekat dengan rakyat, dan didukung alutsista yang canggih dan modern,” ujar Hidayat yang juga Ketua DPP LDII.

Ia berharap, hubungan historis TNI dan rakyat harus terus dijaga dan dikembangkan, sesuai dengan perkembangan zaman. “TNI harus dapat menanamkan rasa bangga kepada rakyat sebagai bangsa yang besar dan negara berdaulat, menuju terwujudnya baldatun toyyibatun warobbun ghofur,” katanya.

Pihaknya mengucapkan selamat atas peringatan hari kelahiran TNI. “Selamat HUT TNI yang ke-70,” kata Hidayat.

Sementara itu, Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar, SIP, MAP usai upacara peringatan HUT TNI menyampaikan tantangan kedepan yang TNI hadapi. “Tantangan kedepan, kita (TNI) harus lebih professional. Kita tentara rakyat, berasal dari rakyat,” kata Bachtiar di hadapan awak media, di Pantai Losari, Makassar, Senin (5/10/2015).
Mayjen Bachtiar menguraikan, dalam peringatan HUT kali ini, TNI menerjunkan 7500 pasukan TNI AD, AL, dan AU. Ia berharap, pemerintah mendukung TNI dari sisi anggaran pengadaan alutsista. “Harapannya, pemerintah bisa membantu TNI. Dukungan anggaran yang diberikan makin besar, maka TNI makin kuat,” kata Bachtiar.

Usai upacara peringatan HUT TNI ke-70 ini, digelar berbagai atraksi menarik, diantaranya atraksi terjun payung, simulasi penyelamatan sandera oleh Pasukan Rider, drama teatrikal kepahlawanan Jenderal Sudirman, parade pasukan, dan parade kendaraan taktis milik TNI AD, AL, dan AU. Termasuk pembagian 5000 sembako kepada warga Kota Makassar. (*)
Sumber: ldii.or.id

1 Ton Daging Kurban dibagikan LDII Ngaresrejo ke Masyarakat

Daging hewan qurban siap dibagikan ke masyarakat
NGARESREJO.LDII.OR.ID - Aktifitas warga LDII Desa Ngaresrejo Kecamatan Sukodono Kab. Sidoarjo Jawa Timur pada hari Idul Adha tidak berbeda dengan yang dilakukan umat Islam lainnya, setelah melaksanakan solat Idul Adha mereka berbondong-bondong kembali ke tempat sholat di halaman musollah Nurul Hidayah untuk menyembelih hewan kurban.

Tahun 2015 ini ada peningkatan 2 ekor sapi dibandingkan tahun 2014 kemarin, jumlah hewan kurban saat ini adalah 13 ekor sapi yang besar-besar.

Mekanisme pengumpulan hewan qurban warga LDII yang disembelih adalah dengan membeli sendiri hewan qurban atau warga LDII mengumpulkan uangnya menurut kemampuan masing-masing kemudian dititipkan kepada panitia untuk bersama-sama dijadikan satu dibelikan sapi atau kambing, seperti yang dilakukan salah satu PAC (Pimpinan Anak Cabang) Desa Ngaresrejo Kec. Sukodono-Sidoarjo yang berhasil mengumpulkan Rp. 267 juta dan telah diwujudkan berupa 13 ekor sapi besar-besar seharga Rp. 20 juta sampai dengan 31 juta per ekor.

Warga LDII kami faham apa yang harus dilakukan saat idul adha berusaha mempraktekkan apa yang sudah diperoleh dalam pengajian dan warga kami sangat percaya kepada panitia, karena bisa melaksanakan tugasnya dengan baik dan berbuat adil dalam pelaksanaan penyembelian dan pembagian daging qurban, kata H. Nur Salim ketua panitia qurban di Ngaresrejo.

Tahun ini Alhamdulillah bisa membagi daging qurban ke semua warga se Desa Ngaresrejo terdiri dari dusun Ngares, Patar Lor dan Dukuh, ditambah sebagian desa Kesemen dan Balongsari dengan total +- 1.200 kg daging yang dibagikan ke masyarakat, tambahnya.

Sedangkan jumlah hewan qurban seluruh warga LDII Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2015 yang tercatat adalah Sapi 366 ekor, Kambing Gibas 171 ekor, Kambing Kacang 165 ekor.


Sementara itu, jumlah perhitungan DPP (Dewan Pimpinan Pusat) LDII berdasarkan rekapitulasi hewan qurban yang diberikan oleh DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) LDII, pada 25 September 2015 pukul 22.00 jumlah sapi 16.192 ekor (naik 31 persen dibandingkan 2014), kambing atau domba mencapai 14.999 ekor (naik 34 persen dari 2014).

Jika asumsi harga seekor sapi rata-rata Rp. 15 juta dan harga seekor kambing rata-rata Rp. 2,5 juta, maka nilai ekonomis qurban warga LDII secara nasional pada tahun 2015 ini setara Rp. 280,3 miliar," ujar Rully Bernaputera Ketua Departemen Pengabdian Masyarakat DPP LDII, yang juga menjabat kepala kesekretariatan DPP LDII.

Namun sekali lagi Rully menekankan, ini bukan soal jumlah, namun berlomba-lomba dalam mencari pahala dari Alloh. (Yus)

Cara Mecah Membelah Kepala Sapi Qurban

LDII | PAC Ngarerejo - Saat qurban biasanya tidak begitu banyak yang bisa membelah kepala sapi, sehingga kadang kepala sapi dianggap tidak begitu penting untuk dimanfaatkan, padahal ada daging sekitar 4 kg dan beberapa bagian lainnya yang bisa dimanfaatkan,

Video berikut ini adalah cara membelah dan meramut kepala sapi qurban

Lihat Video lainnya Cara Meramut Hewan qurban, Klik DISINI

Top